Iklan

Minggu, 12 Februari 2017

BISNIS PLAN

BUSSINESS PLAN
Kripud Jahat”
‘Rasa Nendang Bikin Senang’
                                                                  
 







Disusun Oleh: Evy Noema Handayani     (151510383038)





D4 RADIOLOGI
FAKULTAS VOKASI
UNIVERSITAS AIRLANGGA
SURABAYA
2016



KATA PENGANTAR


            Assalamu’alaikum Wr.Wb
   Puji syukur kami panjatkan kepada Allah SWT sehingga kami berhasil menyelesaikan tugas kelompok makalah Kewirausaaan tentang Bisnis Plan yang diberikan oleh Dosen kami yaitu Bu Phima dengan tepat waktu.
Perkembangan dunia usaha di tanah air mengalami perubahan yang semakin pesat, sehingga untuk menciptakan usaha yang baru diperlukan bisnis plan yang akan menjelaskan secara gamblang bisnis yang akan dijalankan. Oleh karena itu dalam makalah ini akan dibahas mengenai hal-hal yang berkaitan dengan bisnis plan.
  Makalah ini menjelaskan Poin-poin penting yang kemudian dijabarkan dengan cukup teRp.erinci mengenai produksi dan operasionalnya, analisis pasar, aspek pemasaran dan aspek keuangan serta menjelaskan bagaimana hal tersebut dalam implementasinya
Dengan adanya makalah ini, diharapkan dapat memberikan informasi yang bermanfaat kepada pembaca.
Demikian makalah ini dibuat, meskipun jauh dari kata sempurna, oleh karena itu,  kritik dan saran dari semua pihak akan kami jadikan sebuah acuan perbaikan agar makalah ini lebih berkualitas.
Kami ucapkan terima kasih. Wassalamu’alaikum Wr.Wb


Surabaya ,16 Desember 2016

                                                                                                                Penyusun


DAFTAR ISI














RINGKASAN EKSEKUTIF


Kripud jahat merupakan inovasi baru makanan ringan baru yang bertujuan memfasilitasi masyarakat akan kebutuhan pangan. Pada dasarnya, masyarakat banyak yang memiliki keterbatasan waktu untuk memasak bahkan pada saat jam makan pun tersita oleh jadwal kerja. Dengan adanya kripud jahat yang dibuka di Jl. Untung Suropati No56 Sidoarjo ini, maka dengan mudah masyakat membeli makanan ringan yang fleksibel dibawa kemana saja dan memiliki rasa unik dengan level kepedasan yang berbeda-beda.
Setelah mencermati lebih kondisi di lingkungan perkotaan ini, maka sangat memungkinkan untuk berkembangnya bisnis kripud ini dengan memanfaatkan kenunggulan baik dari segi tempat, produk maupun kondisi lingkungan masyarakat itu sendiri
Setiap bulan kami menjual 1200 unit produk kripud jahat dengan harga Rp. 30.000 per unit sehingga keuntungan yang kami peroleh setiap bulan ialah Rp. 11.840.00 ketika BEP telah tercapai. Data ini kami dapatkan berdasarkan perhitungan yang kami lakukan, agar perputaran uang dalam usaha berjalan dengan baik dan mencapai keuntungan yang telah ditetapkan.



BAB I

PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang

Seiring dengan perkembangan pasar yang semakin meluas serta adanya MEA, persaingan di bidang perekonomian pun semakin meningkat. Manusia tidak terlepas dari kebutuhan akan pangan, melihat perkembangan Negara Indonesia saat ini terhadap kebutuhan pangan terus meningkat sehingga memungkinkan pelaku usaha untuk membuka usaha dibidang kuliner. Bisnis kuliner jika dilihat dari sudut pandang perkembangannya merupakan bisnis yang sangat meningkat pesat, bisa diamati melalui perubahan dimasyarakat saat ini yang tengah menjalani bisnis kuliner tengah menjamur dimana-mana. Inovasi terus dikembangkan untuk membuka usaha kuliner yang dapat menggait minat masyarakat untuk turut mensukseskan jalanya bisnis tersebut.
Produk berbagai makanan telah diproduksi dikalangan masyarakat, mulai dari makan berat, makanan ringan/camilan dan lain lain dengan inovasi yang berbeda-beda, apalagi jenis camilan yang sehat saat ini pula sudah diproduksi ditengah masyarakat. Dengan kegiatan masayarakat yang padat, memungkinkan bagi mereka untuk membeli makanan yang siap saji seperti camilan atau jajanan yang bisa mereka makan ditengah kesibukan atau ketika mereka belum menyempatkan waktunya untuk makan di jam makan. Dengan melihat peluang ini kami berpikir untuk membuat jenis makanan ringan yang bisa dikonsumsi dan dibawa kemana saja dengan mempertimbangkan camilan yang cukup sehat untuk dikonsumsi di waktu santai maupun ditengah kesibukan.  
Masyarakat Indonesia saat ini cukup banyak yang menyukai makanan laut terutama udang, meskipun ada beberapa orang yang alergi makanan laut tetapi melihat perbandingan konsumsi pada makanan laut dan selain makanan laut cukup jauh, lebih banyak yang mengkonsumsi makanan laut. Makanan laut seperti udang sudah sangat familiar dimasyarakat apalagi dengan rasa yang cocok dengan lidah Indonesia dan nilai gizi yang terkandung didalam udang cukup baik untuk tubuh manusia.
Bagi pelaku usaha hal ini memberikan dampak positif karena memanfaatkan makanan laut yang digemari oleh masyarakat lalu dijadikan camilan yang bisa dimakan ditengah kesibukan mapun di jam kosong. Dengan adanya usaha ini kami berharap akan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan terus meningkat dalam proses menjalankan usaha tersebut.

B.     Gambaran Umum Potensi Usaha

Setelah mencermati lebih kondisi yang terjadi di kalangan masyarakat, usaha membuat camilan dari udang ini akan memberikan keuntugan yang cukup besar karena hal tersebut dapat dilihat dari peluang dari masyarakat itu sendiri dengan mempertimbagkan kemudahan dalam menjalankan bisnis tersebut. Kenapa bisa mudah? Karena kami membuka bisnis dengan memanfaatkan makanan yang cukup digemari oleh masyarakat Indonesia, dengan wilayah geografis di Indonesia yang sebagian besar adalah lautan, sehingga tdak sulit untuk mendapatkan udang sebagai bahan makanan. Selain itu proses dalam mengolah udang tersebut tidak terlalu sulit, dan yang paling penting adalah kandungan gizi didalam udang tersebut cukup banyak, yaitu nerupakan sumber protein, mineral, vitamin dan asam amino. Selain itu, kandungan kalori dalam udang cukup rendah, sehingga cukup aman untuk dikonsumsi bagi orang yang sedang diet.
Untuk membuka peluang yang cukup besar dari usaha kami adalah dengan memberikan inovasi rasa yang mulai dari rasa original sampai rasa pedas, meginngat kebanyakan masyarakat Indonesia menyukai makanan pedas yang menantang lidah. Selain itu dalam proses usaha ini dijalankan kami akan terus menganalisis apa saja point-point yang dapat diperbaiki maupun yang bisa diupgrade sehingga bisa membuat potensi usaha yang lebih besar dari sebelumnya.




BAB II

PRODUKSI DAN OPERASIONAL


A.    Ringkasan Produk

Produk yang kami jual merupakan makanan ringan/ camilan yang terbuat dari bahan udang dan tepung kemudian diolah sedemikian rupa sehingga menghasilkan camilan yang crispy dan cita rasa yang cocok dengan masyarakat serta memiliki nilai gizi yang tinggi.

B.     Keunikan Produk

Keuinikan produk makanan yang kami buat adalah kami memberikan inovasi rasa mulai dari rasa original sampai rasa yang sangat pedas, karena kecenderungan masyarakat untuk mengkonsumsi makanan pedas cukup tinggi sehingga peluang yang kami dapatkan cukup besar dengan adanya inovasi rasa tersebut.

C.    Deskripsi Produk

Produk makanan yang kami tawarkan merupakan produk makanan ringan dengan berbagai manfaat yang ada. Makanan ini berbahan dasar dari udang kemudian dilapisi tepung dan digoreng sehingga menghasilkan camilan udang yang krispy dengan cita rasa original dan pedas sesuai dengan permintaan konsumen dan manfaat gizi yang tekandung didalamnya terdapat sumber protein, mineral, vitamin dan asam amino. Selain itu produk yang kami jual mengandung rendah kalori sehingga aman utuk dikonsumsi siapapun yang sedang diet. Serta dalam proses produksinya kami menjamin akan kualitas bahan dan pengolahannya yang bagus dan higienitas tinggi. Makanan ringan ini saangat cocok dikonsumsi oleh masyarakat yang tengah sibuk dan belum menyempatkan diri untuk makan di jam makan. Produk yang kami hasilkan berupa kemasan plastic mika dengan ukuran tertentu.

D.    Proses Produksi

Alat dan Bahan:
1.      Udang 10 kg
2.      Tepung Terigu 4kg
3.      Merica bubuk 250 gr
4.      Garam 250 gr
5.      Kaldu bubuk 250gr
6.      Minyak goring 1 lt
7.      Perisa Balado dan BBQ masing masing 250 gr
8.      3 varian cabai bubuk masing masing 250 gr
9.      Timbangan
10.  Sealer
11.  Plastik
12.  Set peralatan masak
Langkah-langkah:
1.      Kupas udang, sisakan buntutnya, cuci bersih.
2.      Buat adonan basah dan adonan kering:
Adonan Basah: 4kg Telur Ayam, 2kg Tepung Terigu, 150 gr Garam, 150 gr Merica bubuk
Adonan Kering: 2kg TepungTerigu 100 Garam, 100 gr Merica, 250 gr Kaldu bubuk
3.      Panaskan minyak, sebaiknya minyaknya agak banyak biar crispy nya mekar.
4.      Celupkan udang ke adonan basah, lalu ke adonan kering. Lalu Goreng ke dalam minyak yg sdh panas.
5.      Tiriskan, tunggu beberapa menit, lalu kemas menggunakan plastic dengan berat 250 gr per piece kemudian tutup rapat menggunakan sealer.

E.     Pengendalian Kualitas

Dalam memproduksi makanan haruslah makan tersebut terbuat dari bahan yang kualitas bagus serta hiegienis dalam pengolahannya. Dalam mengendalikan kualitas tersebut sudah kami tentukan bagaimana prosedur pengolahannya dan pemilihan bahan bakunya sebagai standarisasi serta kami akan mendaftarkan produk kami ke Badan POM agar konsumen yakin bahwa produk kami terjamin untuk layak dikonsumsi.

F.     Tenaga Kerja

Untuk menghasilkan produk makanan tentunya kami membutuhkan pekerja yang handal dan menjunjug tinggi kehigienitasan dalam memasak sehingga binis ini dapat berjalan dengan lancar dan dapat mendapatkan keuntungan yang ingin dicapai karena senjata utama dalam mempertahankan bisnis kuliner ialah pada rasa makanan tersebut.

BAB III

ASPEK UMUM DAN ORGANISASI

A.    Nama Unit Usaha

Unit usaha ini diberi nama “Kripud Jahat” yang berasal dari kata krispy udang yang memiliki rasa variasi pedas

Nama Organisasi          : Kripud Jahat
Jenis Organisasi            : CV (Comanditaire Venootschap)
Pemilik                          : Evy Noerma Handayani
  Nucha A 
  Bayu M
                                        Dwi A                        
Alamat                          : Jl. Untung Suropati No. 56 Sidoajo
No Telp                         : 089526187796

B.     Legalitas Usaha

Dalam menjalankan usaha, usaha ini memiliki beberapa dokumen sebagai dasar dalam melaksanakan usaha bisnis sebagai bekal agar usaha yang dilaksanakan berjalan dengan lancar walaupun usaha termasuk CV.
a.       Badan hukum
Bentuk usaha ini berupa CV karena terbentuk dengan cara meminjamkan uang, yang didirikan oleh perseorangan atau beberapa orang persero yang bertanggung jawab secara tanggung renteng dan satu orang persero atau lebih yang bertindak sebagai pemberi pinjaman uang.
b.      Surat ijin usaha
Pendirian usaha ini dibuat dengan akta otentik sebagai akta pendirian dan dilakukan oleh notaris yang berwenang. Sebagai dasar dan acuan dibuatnya akta otentik sebagai akta pendirian ini adalah dengan menetapkan Kerangka Anggaran Dasar Perseroan

c.       NPWP
Merujuk pada UU tentang Ketentuan Umum Perpajakan yang menyebutkan bahwa badan sebagai subjek pajak adalah sekumpulan orang atau modal yang merupakan kesatuan baik yang melakukan usaha maupun yang tidak melakukan usaha yang meliputi perseroan terbatas, perseroan komanditer, perseroan lainnya, badan usaha milik Negara atau daerah dengan nama dan dalam bentuk apapun, firma, kongsi, koperasi, dana pensiun, persekutuan, perkumpulan, yayasan, organisasi massa, organisasi sosial politik, atau organisasi yang sejenis, lembaga, bentuk usaha tetap dan bentuk usaha lainnya.
Berdasarkan definisi badan di atas jelas bahwa CV atau persekutuan komanditer termasuk ke dalam subjek pajak sehingga wajib mendaftarkan diri untuk mendapatkan NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak.
d.      Ijin domisili
Kripud ini akan didirikan di atas sebidang tanah yang duluya adalah rumah tinggal, maka selaku pelaku usaha juga melakukan perijinan untuk melakukan pengalihfungsian lahan yang semula tempat tinggal menjadi bangunan tempat usaha.
e.       Bukti diri
Unit usaha kami juga memiliki bukti diri mengenai kepemilikan usaha dan keterangan lain yang berhubungan dengan Kripud

C.    Manajemen Organisasi

Pengurus CV terdiri atas:
a.       Persero Aktif
Merupakan orang yang bertanggung jawab penuh untuk mengelola perusahaan dengan jabatan sebagai Direktur dan Direktur Utama.
Direktur Utama  : Evy Noerma Handayani
b.      Persero Pasif
Merupakan orang yang punya tanggung jawab sebatas modal yang ditempatkan dalam perusahaan, yaitu sebagai Persero Komanditer dan berkedudukan sebagai Komisaris dan Komisaris Utama.
Komisaris Utama           : Nucha A
Komisaris                       : Bayu M
Komisaris                       : Dwi A

D.    Susunan Organisasi

 








a.       Direktur                                         : Evy Noerma Handayani
b.      Manajer Keuangan                        : Nucha A
c.       Manajer Pemasaran                       : Bayu M
d.      Manajer SDM dan Produksi         : Dwi A
e.       Karyawan                                      : 1 orang karyawan di departemen
produksi, 1 orang karyawan di pemasaran dan 1 karyawan di keuangan

Bagan organisasi dan pembagian tugas tersebut dibuat untuk memudahkan mengenai kepemimpinan organisasi dan memudahkan pembagian jod desc sesuai dengan divisi masing-masing.



BAB IV

ANALISIS PASAR


A.    Analisis Industri

Usaha yang akan kami jalankan ini memiliki kesempatan yang besar untuk berkembang. Hal ini didukung dengan kondisi masyarakat yang selalu aktif dalam perkembangan kuliner terutama dari segi konsumtifnya, sehingga dengan usaha tersebut akan terus memunculkan inovasi baru yang dapat menarik minat masyarakat dalam menunjang kesuksesan usaha yang kami jalankan.

B.     Analisis Persaingan

a.       Strength (Kekuatan)
-          Memiliki skill dalam berwirausaha dan menjalin kerjasana dengan pihak eksternal
b.      Weakness (Kelemahan)
-          Kurangnya modal usaha
c.       Opportunity (Kesempatan)
-          Wilayah Perkotaan yang ramai dan penuh dengan masyakat yang memiliki waktu terbatas dan menyukai jajanan yang ringan.
d.      Threat (Ancaman)
-          cukup banyak orang lain yang membuka usaha dalam bidang kuliner

C.    Segmentasi Dan Target Pasar

a.       Segmentasi
Berdasarkan wilayah pemasaran, sikap dan kemampuan konsumen, yang akan menjadi segmen pemasaran produk ini adalah masyarakat yang tinggal diwilayah perkotaan Sidoarjo.


b.      Target
Setelah melakukan segmentasi pasar, maka yang akan dijadikan target pemasaran produk ini adalah masyarakat menengah keatas 

D.    Proyeksi Pertumbuhan Pasar Dan Sasaran Pangsa Pasar

Terkait mengenai Proyeksi pertumbuhan pasar dan sasaran pangsa pasar pada usaha bidang kuliner ini dapat meraih keuntungan yang cukup besar karena melihat potensi pasar dari segi tempat maupun kepadatan waktu masyarakat Kota, serta kecenderungan dari masyarakat kota yang memiliki budaya konsumtif yang tinggi sehingga dapat membuka potensi yang besar dalam prkembangan usaha tersebut. Dengan pertimbangan kami 30% dari sasaran target pasar kami merupakan minoritas dari usaha kuliner yang kami jalankan.

















BAB V

ASPEK PEMASARAN

 

A.    Strategi Meraih Dan Mempertahankan Konsumen

a.       Memberikan perhatian selama proses sebelum dan sesudah transaksi
untuk menciptakan kepuasan konsumen, berikan perhatian khusus kepada para konsumen baik sebelum terjadi transaksi pembelian maupun pasca pembelian.
b.      Menciptakan sebuah hubungan yang saling menguntungkan
Dalam memasarkan sebuah produk, tak jarang para pelaku pasar atau pedagang lebih mendominasi komunikasi yang terbangun. Mereka memposisikan para konsumen sebagai pendengar, dan pemasar sebagai narasumber utamanya. Strategi pemasaran seperti ini tentunya terbilang kuno, sebab sekarang ini para konsumen sudah mulai cerdas dan bisa menentukan produk-produk unggulan yang bisa memenuhi kebutuhan mereka. Oleh sebab itu, pastikan hubungan yang terbangun antara konsumen dan pelaku pasar bisa seimbang dan saling menguntungkan.
c.       Melakukan folow up pasca penjualan
Untuk mempertahankan loyalitas pelanggan, ada baiknya mencatat semua customer yang pernah membeli produk yang dijual dan mencoba melakukan follow up ulang pasca pembelian pertama. Meskipun cara ini sangatlah mudah, namun sampai hari ini belum semua pelaku usaha melakukannya.
d.      Memberikan keuntungan bagi pelanggan setia
Menjalin kerjasama dengan para pelanggan setia bisa dilakukan dengan menawarkan peluang bisnis bagi para konsumen yang bisa memberikan untung besar bagi mereka dan sekaligus bisa membantu dalam meningkatkan pemasaran produk dengan membuka program reseller untuk para konsumen yang tertarik memasarkan produk yang dijual. Strategi ini tidak hanya menguntungkan para reseller, namun juga mendorong para pelanggan untuk melakukan pembelian berulang-ulang.


B.     Posisi di Pasar

Produk yang kami tawarkan memiliki keunggulan sebagai makanan ringan saat ini dengan inovasi yang unik yaitu rasa varian pedas yang digemari oleh masyarakat kebanyakan serta dengan cita rasa dari makanan ringan ini yang sangat layak untuk dicicipi oleh masyarakat sehingga produk kami yaitu ‘Kripud Jahat’ akan dengan mudah mendapatkan posisioning didalam benak masyarakat.

C.    Strategi Harga Produk

Harga merupakan suatu variabel yang mempunyai peranan penting dalam dunia bisnis. Harga menunjukkan level dari suatu produk juga menjadi acuan tentang bagaimana produk itu seharusnya bila dilihat dari harganya. Harga yang kami tawarkan di sini, kami sesuaikan dengan sasaran kami yaitu para masyarakat menengah ke atas. Harga kami sesuaikan dengan bahan dan berbagai variable lain. Kami akan mengutamakan kualitas dari produk kami tidak hanya berfokus mengambil keuntungan semata.

D.    Rencana Tempat dan Distribusi

Tempat yang akan kami pilih untuk memasarkan produk kami yaitu dengan menyewa sebuah tempat dengan ukuran tertentu di jalan Untung Suropati No.56 Sidoarjo dengan target distribusi kami meliputi wilayah perkotaan Sidoarjo tetapi bisa diantarkan ke tempat selain diwilayah perkotaan jika ada preorder.

E.     Strategi Promosi

Kegiatan Promosi yang kami lakukan :
a.       Promosi lewat media cetak
-          Membagikan brosur
-          Memasang iklan di surat kabar atau koran lokal dan majalah
-          Banner dan X-Banner
b.      Promosi lewat media online :
-          Twitter, Facebook, Line, Instargram

BAB IV

ASPEK KEUANGAN


A.    RENCANA PEMBELANJAAN DAN SUMBER DANA

NNO
URAIAN
RINCIAN DANA
TOTAL BIAYA
1
Modal mandiri
4 org x Rp. 8.267.000,-
Rp. 33.070.000,-
TOTAL BIAYA
Rp.  33.070.000,

B.     PROYEKSI KEUANGAN

BIAYA TETAP                                           
NO
URAIAN
RINCIAN DANA
TOTAL BIAYA
1
Sewa tempat
ukuran 4 x 3 m
1 tahun x Rp. 5.000.000,-
Rp.   5.000.000,-
3
Meja kasir
1 unit x Rp. 100.000,-
Rp.      100.000,-
4
Kursi
3 unit x Rp. 50.000,-
Rp.      150.000,-
5
Mesin kasir
1 unit x Rp. 1.000.000,-
Rp.   1.000.000,-
9
Lampu neon 20 watt
3 unit x Rp. 50.000,-
Rp.      150.000,-
10
Alat pembersih rumah
1 unit x Rp. 50.000,-
Rp.      100.000,-
11
Kipas Angin Gantung
2 unit x Rp. 500.000,-
Rp.   1.000.000,-
15
Timbangan
2 unit x Rp. 50.000,-
Rp.      100.000,-
14
Set peralatan memasak
2 unit x Rp. 150.000,-
Rp.      300.000,-
15
Alat Sealer
1 unit x Rp. 200.000,-
Rp.     200.000,-  
16
Etalase
1 unit x Rp. 500.000,-
Rp.     500.000,-
17
Kalkulator
1 unit x Rp. 50.000,-
Rp.       50.000,-
18
Kompor
1 unit x Rp. 350.000,-
Rp.     350.000,-
TOTAL PENGELUARAN
Rp.  8.900.000,-

BIAYA VARIABEL PER SATU PRODUKSI
NO
URAIAN
RINCIAN DANA
TOTAL BIAYA
1
Udang 
10 kg x Rp. 50.000,-
  Rp.   500.000,-
2
Perisa :
1.      Balado
2.      BBQ

250 gr x Rp. 20.000,-
250 gr x Rp. 20.000,-

Rp.     20.000,-
Rp.     20.000,-
3
Cabai bubuk :
1.      Rasa sedikit pedas
2.      Pedas
3.      Sangat pedas

250 gr x Rp. 20.000,-
250 gr x Rp. 20.000,-
250 gr x Rp. 20.000,-



Rp.     20.000,-
Rp.     20.000,-
Rp.     20.000,-

4
Minyak Goreng
1 liter x Rp. 14.000,-
Rp.     14.000,-
5
Garam
250 gr x Rp. 3000,-
Rp.       3000,-
8
Telur
2kg x Rp. 20.000,-
Rp.    40.000,-
9
Tepung terigu
4kg x Rp. 8000,-
Rp.    32.000,-
10
Merica bubuk
250 gr x Rp. 20.000,-
Rp.    20.000,-
11
Kaldu bubuk
100 gr x 20.000,-
Rp.    20.000,-
12
Plastik uk. 250 gr
40 unit x 1000,-
Rp.    40.000,-
13
Kantong plastik
1 unit x 10.000,-
Rp.    10.000,-
9
Roll Nota
1 unit x Rp. 10.000,-
Rp.    10.000,-
TOTAL BIAYA
 Rp.  789.000,-


BIAYA FOH PER BULAN
NO
URAIAN
RINCIAN DANA
TOTAL BIAYA
1
Listrik
Rp. 300.000
Rp.      300.000,-
3
Iklan
Rp. 200.000
Rp.      200.000,-
TOTAL BIAYA
Rp.      500.000,-

BIAYA TENAGA KERJA
NO
URAIAN
RINCIAN DANA
TOTAL BIAYA
1
Gaji Owner
4 x Rp. 2000.000,-
Rp.   8.000.000,-
2
Gaji Tenaga Kerja
3 x Rp. 600.000,-
Rp.   1.800.000,-
TOTAL BIAYA
Rp.   9.800.000

RINCIAN PERHITUNGAN
BIAYA TETAP
Rp.         8.900.000,-
BIAYA VARIABEL per Bulan
Rp.       23.670.000,-
BIAYA FOH
Rp.            500,000,-
BIAYA TK
Rp.        9.800,000,-
JUMLAH
Rp.     42.870.000,-

Kapasitas produksi per bulan = 40 x 30 hari = 1200 unit
Harga per unit                           = Rp. 30.000,-
(1 Unit = 250 gr Kripud jahat)
Total Penjualan = 1200 X Rp. 30.000,- = Rp. 36.000.000,-
Biaya variable tiap unit
=
=
=          Rp. 28.300/unit
Untuk mencapai Break Event Point dalam unit, maka di dapatkan:
BEP unit =  
                 =   = 5.235 unit
Artinya dengan memproduksi kripud jahat sebanyak 5.235 unit dengan harga rata-rata per unit Rp. 30.000,- maka kita akan mencapai break event selama 130 hari atau 4 bulan lebih, tetapi dengan catatan terjual setiap harinya sebanyak 40 unit. Jadi penjualan setelah 5.235 unit kami akan mendapatkan keuntungan dengan ketentuan sebagai berikut:
Jika setiap harinya kami menjual 40 unit, maka:
Keuntungan    =          Pendapatan Total – Biaya Variabel/ menu. X
                        =          (Rp. 30.000 x 40 unit) – (Rp. 28.300 x 40 unit)
                        =          Rp.1.200.000 - Rp. 1.132.000
                        =          Rp. 68.000/per hari
1 bulan            =          Rp. 68.000 x 30 = Rp. 2.040.000
Jadi dengan menjual 40 unit kripud jahat per hari setelah mencapai BEP kami mendapatkan keuntungan Rp. 2.040.000/bulan ditambah dengan gaji tenaga kerja Rp. 9.800.000 sehingga total keuntungan perbulan yang kami dapatkan setelah BEP yaitu Rp. 11.840.000
CASHFLOW
Kas Masuk
Modal awal                                                                =    Rp.   33.070.000
Penjualan produk selama 1 tahun:
40 unit x Rp. 30.000 x 30 x 12                                                =    Rp.  432.000.000

Total Kas Masuk                                                             Rp.   465.070.000

Kas Keluar
Biaya tetap                                                                  = Rp.    8.900.000
Biaya variable dan FOH selama 1 tahun                    = Rp. 290.040.000 +
Total Kas Keluar                                                         Rp. 298.940.000
CASHFLOW                                                             = Rp. 166.130.000

















BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN


A. Kesimpulan

Dari hasil analisis beberapa faktor, ternyata membuka usaha bidang kuliner dengan memadukan apa yang trend saat ini memberikan hasil yang baik dan dapat dikatakan layak untuk dijalankan, karena dari analisa tersebut dapat dijelaskan secara cukup terperinci bagaimana seluaruh aspek yang akan dijalankan sehingga dapat mencapai tujuan dari didirikan usaha tersebut dan meraih keuntungan sesuai dengan yang direncanakan.

B. Saran

Dalam menjalankan usaha kuliner, yang perlu untuk diperhatikan adalah mengenai bagaimana menjaga stabilitas dari produk yang berkualitas dari segi bahan dan proses pengolahannya. Penentuan lokasi juga menentukan dalam memasarkan produk makanan.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar